banner 728x250

Prabowo Instruksikan Pelajaran Menulis Tangan Anak Indonesia

Tulisan Besar untuk Hindari Rabun Jauh

Prabowo instruksikan pelajaran menulis tangan anak tulisan besar 2025
Anak SD Tulungagung menulis tangan (Doc. Radar Tulungagung

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto instruksikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk kembalikan pelajaran menulis tangan di sekolah. Prabowo tekankan tulisan harus besar agar anak-anak hindari rabun jauh. Instruksi ini disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20 Oktober 2025). Baca artikel pendidikan 2025 untuk update terkini.

Prabowo prihatin saat kunjungan sekolah di daerah. Ia lihat anak menulis kecil demi hemat kertas karena biaya terbatas. “Saya kira perlu kembali ada pelajaran menulis, menulis dengan baik, menulis halus, tapi tulisannya harus besar,” katanya. Oleh karena itu, ia minta Menteri Keuangan bagikan buku sekolah besar secara gratis. “Anak-anak harus belajar menulis tulisan besar. Saya khawatir jika anak-anak menulis sangat kecil, ujungnya dia harus pakai kacamata semua,” tambahnya.

Alasan Prabowo: Hemat Kertas Picu Masalah Mata

Prabowo tergerak setelah lihat anak miskin hemat kertas. “Ini masalah kecil, tapi mendasar. Saya tergerak karena saya tahu anak ini nggak mau memberatkan orang tuanya. Jadi dia menghemat kertas, can you imagine?” ujarnya. Tulisan kecil tingkatkan risiko miopia, menurut pakar mata Indonesia. Selanjutnya, pelajaran menulis tangan tingkatkan keterampilan motorik halus anak. Lihat laporan miopia anak untuk data.

Program ini bagian visi Kabinet Merah Putih. Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti sebut, “Teknisnya tidak harus mata pelajaran baru, tapi dibiasakan menulis.” Namun, kurikulum akan tinjau ulang. Dengan demikian, anak hemat kertas tak khawatir lagi.

Instruksi Menteri: Bagikan Buku Gratis dan Tinjau Kurikulum

Prabowo tugaskan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat anggaran bagi buku besar. “Menteri Keuangan, kalau perlu kita bagi buku-buku sekolah yang besar-besar,” katanya. Purbaya respons positif, sebut anggaran APBN 2026 siapkan Rp500 miliar untuk buku tulis gratis. Selain itu, Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti tinjau kurikulum agar menulis tangan jadi bagian integral. Baca rencana anggaran pendidikan untuk detail.

Tujuan utama cegah rabun jauh dini. Data Kemenkes tunjukkan 30% anak usia sekolah alami miopia akibat kebiasaan menulis dekat. Meskipun demikian, pakar sarankan latihan mata harian. Oleh karena itu, program ini gabungkan buku besar dan edukasi kesehatan mata.

Dampak dan Proyeksi Program Menulis Tangan

Program ini harap tingkatkan kualitas tulisan anak. Hingga akhir 2025, 10 juta buku besar didistribusi ke sekolah negeri. Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti sebut, “Ini bantu anak fokus belajar tanpa khawatir biaya.” Selanjutnya, kurikulum revisi integrasikan menulis tangan dengan teknologi digital.

Prabowo optimistis program ini putus siklus kemiskinan. “Hal kecil seperti ini bangun fondasi besar bangsa,” katanya. Namun, guru perlu pelatihan. Dengan demikian, anak Indonesia belajar dengan nyaman.

Apakah program ini sukses? Komitmen Prabowo beri harapan untuk pendidikan inklusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *